
Program Studi Magister Damai dan Resolusi Konflik (MDRK) Sekolah Pascasarjana Universitas Syiah Kuala turut berpartisipasi dalam kegiatan Sharing Knowledge bersama Program Studi Magister Damai dan Resolusi Konflik Universitas Pertahanan Republik Indonesia yang diselenggarakan pada Senin, 20 Juli 2026, di Ruang Kelas Eksekutif C, Universitas Pertahanan RI, Salemba. Kegiatan ini mengangkat tema reintegrasi pascakonflik melalui sesi pemaparan dan diskusi ilmiah antara kedua perguruan tinggi.
Pada kesempatan tersebut, Nova Misdayanti Mandasari, mahasiswa Semester 2 Angkatan 2025 sekaligus Ketua Himpunan Mahasiswa MDRK SPs USK, dipercaya sebagai perwakilan Program Studi MDRK SPs USK untuk mempresentasikan materi berjudul “Reintegrasi Akar Rumput Pascakonflik Aceh: Membangun Perdamaian Berkelanjutan dari Tingkat Komunitas.” Dalam paparannya, Nova menekankan pentingnya penguatan reintegrasi berbasis komunitas, peran lembaga adat, masyarakat sipil, serta kolaborasi berbagai pemangku kepentingan dalam mewujudkan perdamaian Aceh yang inklusif dan berkelanjutan.
Partisipasi Nova menjadi wujud kepercayaan Program Studi MDRK SPs USK terhadap kapasitas mahasiswa dalam forum akademik nasional sekaligus menunjukkan komitmen program studi dalam mendorong mahasiswa untuk berkontribusi aktif dalam pengembangan kajian perdamaian dan resolusi konflik melalui kolaborasi antarpendidikan tinggi.

Comments are closed