Prof. Dr. Cut Dewi, S.T., M.T., M.Sc.

Merupakan Koordinator Program Studi Magister Damai dan Resolusi Konflik (MDRK) Sekolah Pascasarjana Universitas Syiah Kuala dan akademisi Universitas Syiah Kuala yang memiliki keahlian dalam bidang warisan arsitektur dan perkotaan, konservasi arsitektur, serta perencanaan perkotaan.

Beliau menyelesaikan pendidikan sarjana pada Departemen Arsitektur, Universitas Syiah Kuala. Pendidikan magister ditempuh di University of Groningen, Belanda, dalam bidang Environmental and Infrastructure Planning , serta di Sekolah Arsitektur, Perencanaan dan Pengembangan Kebijakan (SAPPK), Institut Teknologi Bandung (ITB).

Pada tahun 2015, beliau meraih gelar doktor (Ph.D.) dari Australian National University (ANU) dengan disertasi berjudul “Iconic Architectural Heritage in Banda Aceh: Remembering and Conservation in Post-Disaster Contexts.”

Beliau merupakan anggota Association for Critical Heritage Studies (ACHS) dan telah mengajar bidang arsitektur di Universitas Syiah Kuala sejak tahun 2002 hingga saat ini. Bidang minat dan kepakaran beliau mencakup konservasi arsitektur, warisan budaya, warisan perkotaan, serta perencanaan dan pengembangan kota, khususnya dalam konteks pascabencana.

Dr. Dahlawi, M.Si.

Merupakan dosen pada Program Studi Ilmu Pemerintahan, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Magister Damain dan Resolusi Konflik Universitas Syiah Kuala. Selain aktif dalam kegiatan akademik, beliau juga terlibat dalam berbagai kegiatan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat.

Beliau menyelesaikan pendidikan sarjana pada Program Studi Ilmu Pemerintahan, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Syiah Kuala pada tahun 2017. Selanjutnya, beliau memperoleh gelar magister dalam bidang Administrasi Publik dari Universitas Gadjah Mada pada tahun 1993 dan menyelesaikan pendidikan doktoral dalam bidang Ekonomi Regional di Universitas Syiah Kuala pada tahun 2014.

Bidang keahlian dan fokus penelitiannya meliputi Ilmu Pemerintahan, administrasi publik, dan ekonomi regional. Beliau telah menghasilkan sejumlah publikasi ilmiah, termasuk tiga artikel yang dipublikasikan pada jurnal dan prosiding internasional.

Dr. Masrizal, S.Sos.I., M.A.

Merupakan dosen dan peneliti pada Departemen Sosiologi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Syiah Kuala. Bidang kepakarannya meliputi Sosiologi Gender, konflik sosial, pemberdayaan perempuan, serta pengembangan masyarakat berbasis kearifan lokal.

Dalam bidang akademik dan penelitian, Dr. Masrizal aktif menghasilkan berbagai publikasi ilmiah, buku ber-ISBN, prosiding, serta artikel pada jurnal ber-ISSN. Karya-karyanya banyak mengangkat isu gender, perempuan, konflik sosial, pemberdayaan masyarakat, serta kebijakan pembangunan yang berperspektif gender, khususnya dalam konteks Aceh.

Dengan pengalaman dalam penelitian, publikasi, dan pengabdian kepada masyarakat, Dr. Masrizal berkontribusi dalam pengembangan kajian sosiologi gender, perdamaian, konflik, dan pemberdayaan masyarakat.

Dr. Rizanna Rosemary, Ph.D., M.H.C., M.Si.

Merupakan akademisi dan peneliti yang menyelesaikan pendidikan doktoral (Ph.D.) bidang Health Communication pada Department of Media & Communication, Faculty of Arts and Social Sciences, University of Sydney, Australia. Ia juga memiliki gelar magister dalam Health Communication (M.H.C.) dan Ilmu Komunikasi (M.Si.) dari Universitas Indonesia.

Bidang keahliannya meliputi komunikasi kesehatan, media dan komunikasi, pengurangan risiko bencana (Disaster Risk Reduction/DRR), serta isu lingkungan. Fokus penelitian komunikasinya mencakup pengendalian tembakau, pemberian ASI eksklusif, kesehatan mental, dan kajian komunikasi kesehatan berbasis masyarakat.

Dr. Rizanna aktif dalam berbagai penelitian dan proyek lintas disiplin serta berpengalaman dalam pengembangan media komunikasi dan edukasi berbasis bukti, seperti buku komunikasi, manual, flipchart, modul pelatihan, dan naskah siaran radio untuk mendukung intervensi kesehatan masyarakat. Ia juga berpengalaman dalam fasilitasi pelatihan penguatan kapasitas dan workshop, serta terlibat dalam berbagai program kolaboratif nasional dan internasional.

Alfi Rahman, S.I.Kom., M.Si., MHC., Ph.D.

Merupakan Dosen Senior dan Direktur Research Center for Social and Cultural Studies (PRISB), Universitas Syiah Kuala (USK), serta peneliti pada Tsunami and Disaster Mitigation Research Center (TDMRC). Beliau mengajar pada Program Studi Magister Damai dan Resolusi Konflik (MDRK) serta Program Magister dan Doktor Ilmu Kebencanaan.

Beliau meraih Ph.D. dari Tohoku University, Jepang (2018) dan Magister Ilmu Kebencanaan dari USK (2014). Fokus penelitiannya meliputi konflik dan bencana di Aceh, memori kolektif dan transmisi antargenerasi, komunikasi, budaya, pengetahuan lokal, serta ketangguhan masyarakat terhadap bencana.

Alfi Rahman aktif dalam kolaborasi penelitian internasional, termasuk bersama Royal Academy of Engineering (RAEng) dan UK Research and Innovation (UKRI). Beliau juga menjabat sebagai Editor-in-Chief International Journal of Disaster Management (IJDM).