Program Studi Magister Damai dan Resolusi Konflik (MDRK) Sekolah Pascasarjana Universitas Syiah Kuala (USK) sukses menyelenggarakan Kuliah Tamu Mata Kuliah Hak Asasi Manusia dan Mediasi Konflik (Human Rights and Conflict Mediation) pada Sabtu, 27 September 2025. Kegiatan yang berlangsung secara daring melalui Zoom ini menghadirkan Usman Hamid, Direktur Eksekutif Amnesty Internasional Indonesia, sebagai narasumber utama.

Kuliah tamu ini mengangkat tema “Mekanisme Perlindungan HAM Global & Regional dan Pelanggaran HAM dalam Konflik Bersenjata”. Dalam pemaparannya, Usman Hamid menjelaskan berbagai instrumen hukum internasional serta mekanisme perlindungan hak asasi manusia yang berlaku di tingkat global dan regional. Beliau juga menekankan pentingnya peran lembaga internasional dan masyarakat sipil dalam mendorong akuntabilitas terhadap pelanggaran HAM, khususnya dalam konteks konflik bersenjata.

Acara dipandu oleh Ir. Suraiya, S.T., MT, dosen Prodi MDRK SPS USK, yang turut memberikan pengantar sekaligus memperkaya diskusi. Para peserta, yang terdiri dari mahasiswa, akademisi, dan praktisi, aktif berpartisipasi dalam sesi tanya jawab. Diskusi berjalan interaktif dengan berbagai pertanyaan kritis mengenai tantangan perlindungan HAM di Indonesia maupun dunia internasional.

Koordinator Prodi Magister Damai dan Resolusi Konflik, Dr. Masrizal, S.Sos.I., M.A., dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada narasumber dan seluruh peserta. Ia menekankan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen Prodi MDRK untuk menghadirkan pembelajaran yang aplikatif, berwawasan global, sekaligus relevan dengan konteks lokal.

Melalui kegiatan ini, diharapkan mahasiswa MDRK dapat memperdalam pemahaman tentang isu-isu HAM serta memperoleh perspektif kritis dalam upaya mewujudkan perdamaian dan keadilan sosial.

Materi Kuliah tamu dapat di dowload di sini dan di sini

Categories:

Tags:

Comments are closed