
Banda Aceh – Program Studi Magister Damai dan Resolusi Konflik (MDRK) Sekolah Pascasarjana Universitas Syiah Kuala melaksanakan tahapan wawancara bagi calon mahasiswa baru Semester Ganjil Tahun Akademik 2026/2027 sebagai bagian dari proses seleksi penerimaan mahasiswa baru.
Kegiatan wawancara dilaksanakan di Gedung Hyogo USK dan diikuti oleh para calon mahasiswa yang telah dinyatakan lulus seleksi administrasi. Wawancara dilakukan oleh tim dosen Prodi MDRK untuk menggali motivasi, komitmen akademik, pengalaman, serta kesesuaian minat calon mahasiswa dengan bidang kajian damai dan resolusi konflik.
Koordinator Program Studi Magister Damai dan Resolusi Konflik, Dr. Masrizal, S.Sos.I., M.A., menyampaikan bahwa tahapan wawancara merupakan proses penting dalam menjaring calon mahasiswa yang memiliki kesiapan akademik, integritas, dan kepedulian terhadap isu-isu perdamaian, resolusi konflik, serta pembangunan masyarakat yang berkelanjutan.
“Melalui proses wawancara ini, kami ingin memastikan bahwa calon mahasiswa tidak hanya memiliki kemampuan akademik yang baik, tetapi juga memiliki komitmen untuk berkontribusi dalam pengembangan ilmu pengetahuan serta praktik perdamaian dan resolusi konflik di tingkat lokal, nasional, maupun internasional,” ujarnya.
Selama proses wawancara, para peserta diberikan kesempatan untuk memaparkan latar belakang pendidikan, pengalaman profesional, rencana penelitian, serta alasan memilih Prodi MDRK sebagai tempat melanjutkan studi. Tim pewawancara juga mengevaluasi kesiapan peserta dalam mengikuti pendidikan magister yang menuntut kemampuan berpikir kritis, analitis, dan kolaboratif.
Pelaksanaan wawancara berlangsung dengan tertib, objektif, dan transparan sesuai dengan mekanisme seleksi yang telah ditetapkan oleh Universitas Syiah Kuala. Hasil wawancara akan menjadi salah satu komponen penilaian dalam menentukan kelulusan calon mahasiswa baru Semester Ganjil Tahun Akademik 2026/2027.
Melalui proses seleksi yang komprehensif, Prodi Magister Damai dan Resolusi Konflik berkomitmen untuk menghasilkan lulusan yang unggul, profesional, dan berdaya saing, serta mampu memberikan kontribusi nyata dalam penyelesaian konflik, pembangunan perdamaian, dan penguatan ketahanan sosial di Indonesia maupun pada tingkat global.





Comments are closed